Hati adalah pengendali. Jika ia baik, maka baiklah perbuatannya. Jika ia rosak, rosak pula perbuatannya. dengan itu wajiblah & perlu menjaga hati daripada di timpa kerosakan

menurut Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan, ada lima perkara tentang kerosakan hati,

1) bergantung kepada selain Allah
2) angan-angan kosong,
3) bergaul dengan banyak kalangan teman (baik dan buruk),
4) kekenyangan dan
5) banyak tidur.
1. Bergantung kepada selain Allah (syirik)

Ini adalah faktor terbesar perosak hati. Tidak ada sesuatu yang lebih berdosa besar dari syirik kepada Allah. Jika seseorang syirik kepada Allah, maka Allah akan menyerahkan urusan orang tersebut kepada sesuatu yang ia bergantung kepadanya. Allah akan menghinakannya dan menjadikan perbuatannya sia-sia. Ia tidak akan mendapatkan sesuatu pun dari Allah, juga tidak dari makhluk yang ia bergantung kepadanya. Allah berfirman, ertinya:

"Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka. Sekali-kali tidak, kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka." (Maryam: 81-82)

"Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan. Berhala-berhala itu tidak dapat menolong mereka, padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka." (Yasin: 74-75)

Maka orang yang paling hina adalah syirik atau menyekutukan Allah. Ia seperti orang yang berteduh dari panas dan hujan di bawah rumah laba-laba. Dan rumah laba-laba adalah rumah yang paling lemah dan rapuh. Lebih dari itu, secara umum, asal dan pangkal syirik adalah dibangun di atas ketergantungan kepada selain Allah. Orang yang melakukannya adalah orang hina dan nista. Allah berfirman, ertinya:
"Janganlah kamu adakan tuhan lain selain Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah)." (Al-Isra': 22)

Kadang-kadang keadaan sebahagian manusia tertindas tapi terpuji, seperti mereka yang dipaksa dengan kebatilan. Sebahagian lagi terkadang tercela tapi menang, seperti mereka yang berkuasa secara batil. Sebahagian lagi terpuji dan menang, seperti mereka yang berkuasa dan berada dalam kebenaran. Adapun orang yang bergantung kepada selain Allah (musyrik) maka dia mendapatkan keadaan yang paling buruk dari empat keadaan manusia, yakni tidak terpuji dan tidak ada yang menolong.
2. Hanyut dalam angan-angan kosong

Angan-angan kosong tanpa matlamat adalah lautan tak bertepi. Ia adalah lautan tempat berlayarnya orang-orang tiada tujuan hidup. Bahkan dikatakan, angan-angan adalah modal orang-orang yang tiada bertujuan. Ombak angan-angan terus mengombang-ambingkannya, khayalan-khayalan dusta sentiasa menghanyutkannya. Laksana anjing yang sedang mempermainkan bangkai. Angan-angan kosong adalah kebiasaan orang yang berjiwa kerdil dan rendah. Masing-masing sesuai dengan yang diangankannya. Ada yang mengangankan menjadi raja atau ratu, ada yang ingin keliling dunia, ada yang ingin mendapatkan harta kekayaan melimpah, atau isteri yang cantik jelita. Tapi itu hanya angan-angan belaka. Berbalik pula orang yang memiliki cita-cita tinggi dan mulia, maka cita-citanya adalah berlandaskan ilmu, iman dan amal shalih yang mendekatkan dirinya kepada Allah. Dan ini adalah cita-cita terpuji. Nabi SAW memuji orang yang bercita-cita terhadap kebaikan.
3. Bergaul dengan banyak kalangan

Pergaulan adalah perlu, asalkan tidak bergaul secara berlebih-lebih. Pergaulan yang salah akan menimbulkan pelbagai masalah. Teman-teman yang buruk aqidahnya lambat laun akan menghitamkan hati, melemahkan dan menghilangkan rasa nurani, dan seterusnya akan membuatkan hanyut dalam memenuhi berbagai keinginan mereka yang negatif. Dalam kehidupan, kita sering menyaksikan orang yang kehancuran hidup dan serta seluruh kehidupannya gara-gara pergaulan. Biasanya output sebegini, kerana bergaulnya hanya untuk duniawi. Dan memang, kehancuran manusia lebih banyak disebabkan oleh sesama manusia. Oleh sebab itu, kelak di akhirat, banyak yang menyesal kerana salah pergaulan. Allah berfirman:

"Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zhalim menggigit dua tangannya seraya berkata, 'Aduhai (dulu) kiranya aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur'an ketika Al-Qur'an itu telah datang kepadaku." (Al-Furqan: 27-29).

"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa." (Az-Zukhruf: 67).

"Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini, kemudian di hari Kiamat sebagian kamu mengingkari sebagian (yang lain) dan sebagian kamu melaknati sebagian (yang lain), dan tempat kembalimu adalah Neraka, dan sekali-kali tidak ada bagimu para penolong." (Al-Ankabut: 25).

Inilah pergaulan yang didasari oleh tujuan duniawi. Mereka saling mencintai dan saling membantu jika tujuan duniawi yang diingini. Jika telah lenyap kepentingan tersebut, maka hubungan persahabatan itu akan melahirkan duka dan penyesalan, cinta berubah menjadi saling membenci dan melaknat. Kerana itu, dalam bergaul, berteman dan berkumpul hendaknya bertujuan kebaikan. Lebih tinggi lagi darjat jika tujuan hubungan persahabatan itu untuk mendapatkan kecintaan dan redha Allah


4. Makanan
Makanan perosak ada dua.

Pertama , merosak kerana zat, dan ia terbahagi menjadi dua jenis.
a)Yang diharamkan kerana hak Allah, seperti bangkai, darah, anjing, binatang buas yang bertaring dan burung yang berkuku tajam.
B)yang diharamkan kerana hak hamba, contoh, seperti barang curian, rampasan dan sesuatu yang diambil tanpa kerelaan pemiliknya, sama ada kerana paksaan, malu atau takut terhina.

Kedua , merosak kerana melampaui had pengambilan dan batasan. Seperti berlebihan dalam hal yang halal, kekenyangan melampaui batas. Sebab yang demikian itu membuatnya malas tuk mengerjakan ketaatan, sibuk dengan urusan mengalas perut untuk memenuhi hawa nafsunya. Jika telah kekenyangan, maka kita merasa berat dan malas dan kerana itulah syaitan mudah menghasut manusia. Syaitan masuk ke dalam diri manusia melalui aliran darah. Puasa mempersempit aliran darah dan menyumbat perjalanan syaitan. Sedangkan kekenyangan memperluaskann aliran darah dan membuatkan syaitan mudah tinggal lama. Barangsiapa yang makan dan minum dgn banyaknya, nescaya akan banyak tidur dan rugi dgn bayaknya. Dalam sebuah hadits masyhur disebutkan:

"Tidaklah seorang anak Adam memenuhi bejana yang lebih buruk dari memenuhi perutnya (dengan makanan dan minuman). Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap (makanan) yang bisa menegakkan tulang rusuknya. Jika harus dilakukan, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk nafasnya." (HR. At-Tirmidzi, Ahmad dan Hakim, dishahihkan oleh Al-Albani).

5. Terlebih tidur

Banyak tidur boleh mematikan hati, memenatkan badan, menghabiskan waktu dan membuat lupa serta menjadikan diri berasa malas. Di antara waktu tidur itu ada yang sangat dibenci, ada yang berbahaya dan tidak bermanfaat sama sekali. Sedangkan tidur yang paling bermanfaat adalah tidur saat sangat di perlukan. Segeralah tidur pada malam hari lebih baik dari tidur ketika sesudah larut malam. Tidur pada tengah hari (tidur siang) lebih baik daripada tidur di pagi atau petang hari. Bahkan tidur pada petang dan pagi hari lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Di antara tidur yang dibenci adalah tidur antara solat Subuh dengan terbitnya matahari. Sebab ia adalah waktu yang sangat strategik. Kerana itu, meskipun para ahli ibadah telah melewatkan sepanjang malamnya untuk ibadah, mereka tidak mahu tidur pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Sebab waktu itu adalah awal, saat diturunkan dan dicurahkan rezeki, saat diberikannya berkat. Maka masa itu adalah masa yang strategik dan sangat menentukan masa-masa setelahnya. Secara umum, saat tidur yang paling tepat dan bermanfaat adalah pada pertengahan pertama dari malam, serta pada seperenam bagian akhir malam, atau sekitar lapan jam. Dan itulah tidur yang baik menurut pada doktor. Jika lebih atau kurang daripadanya maka akan berpengaruh pada kebiasaannya. Tidur yang tidak bermanfaat adalah termasuk
tidur pada awal malam hari, setelah tenggelamnya matahari. Dan ia termasuk tidur yang dibenci Rasullulah SAW
Wanita sinonim dengan kecantikan. Istilah "cermin" dalam bahasa Arab dekat sangat dengan wanita – kerana cermin itu dekat pula dengan kecantikan. Bercermin untuk kelihatan cantik. Ke mana-mana wanita pergi, cermin ada di sisi.Bagi yang tidak cantik bagaimana? Mereka bukan wanita?

Tunggu dulu, setiap yang Allah cipta pasti indah kerana Allah itu Maha Indah dan suka pada keindahan. Tuhan tidak mencipta manusia hodoh, Tuhan hanya mencipta manusia dengan kecantikan berbeza. Jadi, ingat itu... setiap wanita berhak untuk cantik!

Soalnya, di manakah letaknya kecantikan sebenar pada seorang wanita? Kalau kita tanyakan kepada para lelaki maka sudah pasti kita akan temui pelbagai jawapan. Ada yang merasakan kecantikan wanitaitu pada wajah, pada bentuk tubuh, pada kebijaksanaan atau pada tingkah lakunya.

Dan pada yang menyatakan kecantikan pada wajah pula terbahagi kepada pelbagai pandangan, ada yang mengatakan kecantikannya terletak pada hidung, pada mata dan sebagainya. Pendekata kecantikan itu bagi anggapan sesetengah orang sangat relatif sifatnya. Lain orang, lain penilaiannya.

Namun sebagai seorang Islam, kita tentulah ada kayu ukur tersendiri untuk menilai kecantikan. Kita tentunya mengukur kecantikan wanita mengikut kayu ukur Islam. Dan tentu sahaja kecantikan yang menjadi penilaian Islam adalah lebih hakiki dan abadi lagi.

Misalnya, kalaulah kecantikan itu hanya terletak pada wajah, wajah itu lambat-laun akan dimakan usia. Itu hanya bersifat sementara. Apabila usia meningkat, kulit akan berkedut tentulah wajah tidak cantik lagi. Jadi tentulah ini bukan ukuran kecantikan yang sejati dan abadi.

Sebagai hamba Allah, kita hendaklah melihat kecantikan selaras dengan penilaian Allah atas keyakinan apa yang dinilai oleh-Nya lebih tepat dan betul. Apakah kecantikan yang dimaksudkan itu? Kecantikan yang dimaksudkan ialah kecantikan budi pekerti ataupun akhlak. Itulah misi utama kedatangan Rasulullah SAW – untuk menyempurnakan akhlak manusia.

Kecantikan akhlak jika ada pada seseorang, lebih kekal. Inilah kecantikan yang hakiki mengikut penilaian Allah. Hancur badan dikandung tanah, budi baik di kenang juga. Kecantikan akhlak ini juga adalah satu yang lebih abadi. Kata pepatah lagi, hutang budi dibawa mati. Malah akhlak yang baik juga sangat disukai oleh hati manusia. Contohnya, kalaulah ada orang yang wajahnya sahaja cantik tetapi akhlaknya buruk, pasti dia akan dibenci.

Ya, mata menilai kecantikan pada rupa. Akal menilai pada fikiran. Nafsu menilai pada bentuk tubuh. Tetapi hati tentulah pada akhlak dan budi. Kecantikan akhlak ini diterima oleh semua orang. Katalah orang jujur, siapapun suka. Semua orang sepakat menyayangi orang yang jujur itu disukai. Sedangkan jika menurut ukuran rupa, penilaian manusia tetap tidak sama. Sebab itu ada pepatah yang mengatakan, 'beauty in the eye of beholder'.

Rasulullah saw juga telah pernah menegaskan, sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang solehah. Wanita solehah ialah perhiasan rumah-tangga, perhiasan masyarakat dan perhiasan negara. Jika ada ibu yang solehah, anak-anaknya tentu mendapat manfaat. Mereka akan terdidik dengan baik.

Jika ada isteri yang solehah, suami pun akan mendapat manfaat. Para isteri ini akan memudahkan urusan rumah-tangga, menjalinkan hubungan keluargha dengan penuh kasih-sayang dan lain-lain. Tuturkatanya baik, tingkah lakunya baik, senyumannya menawan dan segala-galanya indah... mereka bayangan bidadari syurga di dunia ini.

Kenapa banyak wanita yang memiliki kecantikan tetapi musnah hidupnya? Ada ungkapan yang berbunyi, kemusnahan akan menimpa bilawanita mula merasai dirinya cantik dan mempamirkan kecantikan. Sejauhmana benarnya, wallahua'lam. Tetapi apa yang pasti, menurut Islam jika kecantikan tidak disertai iman yang kuat, maka pemiliknya akan hilang kawalan diri. Akibatnya ramai wanita cantik diperdayakan oleh syaitan untuk menggoda manusia melakukan kemungkaran. Lihatlah di sekeliling kita. Kata orang, bunga yang cantik jarang yang harum! Ini sudah menjadi sesuatu yang lumrah.

Tanpa iman, kecantikan akan dipergunakan ke arah kejahatan dan kemaksiatan, yang akhirnya akan memusnahkan diri pemiliknya dan orang lain. Cuba kita lihat apa yang terjadi kepada bintang filem barat (di sinipun apa kurangnya), ada yang memporak-perandakan negara, rumah-tangga dan berakhir dengan sakit jiwa dan bunuh diri.

Cantik tidak salah, tetapi salah menggunakan kecantikkan itulah yang salah. Kata orang, wanita yang cantik jarang berakhlak. Umpama bunga yang cantik, jarang yang wangi. Tetapi kalau cantik dan berakhlak pula, inilah yang hebat. Umpama cantiknya wanita solehah pada zaman nabi seperti Siti Aishah RA dan lain-lain.

Bagaimana mendapat kecantikan sejati? Perlu kita faham kecantikan itu bermula dari dalam ke luar. Bukan sebaliknya. Oleh itu pertama, tanamkan di dalam hati kita iman yang benar-benar kuat berdasarkan ilmu yang tepat dan penghayatan yang tinggi. Iman itu keyakinan, kasih sayang, kemaafan, sangka baik dan reda. Rasa-rasa ini buktikanlah dengan perbuatan yang baik. Bila hati baik, wajah akan sentiasa cantik.

Jadi perkara kedua ialah susulilah iman itu dengan perbuatan yang baik. Ertinya, kita atur kehidupan mengikut syariat atau peraturan Tuhan. Dan apabila iman ditanam, syariat ditegakkan, akan berbuahlah akhlak yang mulia. Wajah, perilaku dan peribadi kita akan nampak cantik sekali. Inilah yang dikatakan kecantikan yang hakiki. Biar buruk rupa, jangan buruk perangai. Apa gunanya mulut yang cantik kalau kita gunakan untuk mengumpat?

Ya, kecantikan akhlak... boleh dimiliki oleh sesiapa sahaja, oleh yang rupawan mahupun yang hodoh. Itu bukti keadilan Allah yang mencipta wanita dengan berbagai wajah dan rupa... tapi peluangnya untuk "cantik" tetap serupa!


Pada suatu pagi di satu sekolah menengah, ada seorang pelajar bertanya pada seorang guru yang sedang mengajar. Ketika itu, guru tersebut sedang menyentuh mengenai kasih dan sayang secara am. Dialog di antara pelajar dan guru tersebut berbunyi begini:

Pelajar: Cikgu, macam mana kita nak pilih seseorang yang terbaik sebagai orang paling kita sayang? Macam mana juga kasih sayang itu nak berkekalan?

Cikgu: Oh, awak nak tahu ke? Emmm…baiklah, sekarang kamu buat apa yang saya suruh. Ikut je ye…mungkin kamu akan dapat apa jawapannya.

Pelajar: Baiklah…apa yang saya harus buat?

Cikgu: Kamu pergi ke padang sekolah yang berada di luar kelas sekarang juga. Kamu berjalan di atas rumput di situ dan sambil memandang rumput di depan kamu, pilih mana yang PALING cantik tanpa menoleh ke belakang lagi walaupun sekali. Dan kamu petiklah rumput yang PALING cantik yang berada di depan kamu tersebut dan selepas itu bawa balik ke kelas.

Pelajar: Ok. Saya pergi sekarang dan buat apa yang cikgu suruh.

Apabila pelajar tersebut balik semula ke kelas, tiada pun rumput yang berada di tangannya. Maka cikgu pun bertanya kepada pelajar tersebut.

Cikgu: Mana rumput yang cikgu suruh petik?

Pelajar: Oh, tadi saya berjalan di atas rumput dan sambil memandang rumput yang berada di situ, saya carilah rumput yang paling cantik. Memang ada banyak yang cantik tapi cikgu kata petik yang paling cantik maka saya pun terus berjalan ke depan sambil mencari yang paling cantik tanpa menoleh ke belakang lagi. Tapi sampai di penghujung padang , saya tak jumpa pun yang paling cantik. Mungkin ada di antara yang di belakang saya sebelum itu tapi dah cikgu cakap tak boleh menoleh ke belakang semula, jadi tiadalah rumput yang saya boleh petik.

Cikgu: Ya, itulah jawapannya. Maknanya, apabila kita telah berjumpa dengan seseorang yang kita sayang, janganlah kita hendak mencari lagi yang lebih baik daripada itu. Kita patut hargai orang yang berada di depan kita sebaik-baiknya. Janganlah kita menoleh ke belakang lagi kerana yang berlaku tetap dah berlaku. Dan semoga yang berlalu tidak lagi berulang. Jika kita berselisih faham dengan orang yang kita sayang itu, kita boleh perbetulkan keadaan dan cuba teruskan perhubungan tersebut walaupun banyak perkara yang menggugat perhubungan tersebut. Dan ingatlah orang yang kita sayang itulah kita jumpa paling cantik dan paling baik pada MULAnya walaupun nak ikutkan banyak lagi yang cantik dan baik seperti rumput tadi. KECUALILAH jika perhubungan tersebut tak boleh diselamatkan lagi, maka barulah kita mulakan sekali lagi. Maka sayangilah orang yang berada di depan kita dengan tulus dan ikhlas...
Teman...
Pada suatu ketika kita beriringan berbual mesra
Berbicara soal impian dan harapan
Berlagu melodi riang dan ceria
Menangisi perit dan derita

Bersama, kita mengejar dan menggapai bintang di langit
Yang tidak pasti akan menjadi milik kita
Walaupun ia tidak tergapai
Kita masih memegang utuh tali impian
Agar tidak terlepas dari genggaman

Perjalanan kita masih jauh
Menjadi harapan keluarga, nusa dan bangsa
Pernah kita mencipta impian untuk menggapai kejora bersama
Melangkah ke arah kejayaan bersama
Menghadapi rintangan yang datang
Pernah juga kita berbicara soal cinta
Soal pasangan igauan
Bagaimana menempuh alam dewasa
Yang tenyata cukup berliku

Andai kita tersungkur layu
Masih diharap sokongan bersama
Agar kembali berdiri teguh

Kita umpama pohonan kayu
Bersaingan mencambah daun menghijau
Mengharap sinaran cahaya
Namun masih berkait lengan
Menuju ke puncak bersama

Kini impian yang dahulunya bagai bulan dan bintang
Kian terdampar di lelangit bumi
Tali yang digenggami kian longgar
Menunggu waktu dilepaskan
Pohonan kayu yang utuh kian rapuh
Tiada lagi bualan mesra, impian dan harapan, melodi ceria atau tangisan derita
Semuanya lenyap...bagai bulan di air...
 
 




 
 
 
 
Sepuluh orang pembesar Yahudi telah datang menemui Sayidina Ali k.w.j secara bergilir-gilir. Mereka bertanyakan satu soalan yang serupa dan dijawab oleh Sayidina Ali dengan sepuluh jawapan yang berbeza-beza.

Soalannya: "Yang manakah lebih bermanfaat ilmu atau harta?"

" Tentulah ilmu" jawab Sayidina Ali.

" Apakah alasan tuan berkata demikian?"

Sayidina Ali menjawab: "Ilmu itu pusaka ataupun warisan para Nabi sebaliknya harta itu pusaka Qarun."

Soalan: "Yang manakah lebih bermanfaat,ilmu atau harta? "

Sayidina Ali pun pun menjawab: "Tentulah iImu kerana ilmu itu menjaga dan memelihara kita, tetapi harta kita pula yang terpaksa menjaga dan memeliharanya."

Kali ketiga Sayidina Ali pun menjawab: "Tentulah ilmu kerana orang yang berharta banyak musuhnya seperti pencuri dan penyamun, dan sentiasa pula bimbang akan hartanya itu. Sebaliknya orang yang berilmu ramai sahabat dan sentiasa selamat. "

Jawapan keempat : "Ilmu lebih bermanfaat kerana harta jika selalu digunakan akan berkurangan, sebaliknya ilmu jika selalu digunakan akan bertambah. "

Jawapan yang kelima: "Ilmu lebih bermanfaat kerana orang berharta kerap dipanggil dengan gelaran bakhil atau cela. Tetapi orang berilmu sering dipanggil dengan nama yang baik dan mulia."

Jawapan yang keenam: "Ilmu lebih bermanafaat kerana harta perlu dijaga supaya tidak dicuri tetapi ilmu tidak perlu menjaganya daripada kecurian."

Jawapan ketujuh: " Ilmu lebih bermanfaat kerana harta akan dihisab kelak tetapi ilmu akan memberi syafaat."

Jawapan kelapan: Sayidina Ali tetap mengatakan " Ilmu lebih bermanafaat kerana harta akan rosak sekiranya disimpan tetapi ilmu tidak akan rosak walau selama manapun disimpan."

Jawapan kesembilan: " Ilmu lebih bermanafaat kerana harta mengeraskan hati tetapi ilmu melembutkan hati."

Dan jawapan yang terakhir untuk pembesar Yahudi yang kesepuluh Sayidina Ali tetap mangatakan "ilmu lebih bermanfaat daripada harta kerana pemilik harta selalu merasakan dirinya hebat, malah ada yang merasakan dirinya Tuhan seperti Qarun. Tetapi pemilik ilmu selalu merasakan dirinya lemah dan hamba Allah."

Akhirnya sepuluh orang pembesar Yahudi itu berkumpul semula membincangkan jawapan yang diberi oleh SayidinaAli. Memang benarlah Sayidina Ali seorang yang tinggi ilmunya. Dengan kehendak Allah kesepuluh orang pembesar Yahudi itu pergi semula ke rumah Sayidina Ali untuk memeluk agama Islam.

Kata Sayidina Ali: "Jika datang lagi mereka kepada aku bertanyakan soalan yang sama, aku tetap akan memberikan jawapan yang berlainan sehingga akhir hayatku."



Saya bertanya kepada emak, "mak mana satu pilihan hati, orang yang sayangkan kita atau yang kita sayang?"

Mak jawab, "dua-dua bukan.."

Saya tercengang. Mak mengukir senyuman.

"Pilihan hati mak adalah yang sayangkan kita kerana Allah.." saya menarik nafas dalam-dalam.

"Macam mana nak tau orang tu sayang kita kerana apa?" Mak diam sekejap berfikir dan kemudian tersenyum.

Rasanya mak dapat menduga apa yang sedang bermain dalam hati anak perempuannya. Mana mungkin saya mampu menyorokkan rahsia hati dari mak sedangkan sekilas saya pun mak mampu membacanya.

"Yang paling tahu hanya Allah.." mak merenung dalam-dalam wajah anaknya.

"Kerana hanya Allah mampu membaca hati hambaNya.." mak menyusun ayat-ayatnya.

"Dan keikhlasan kerana Allah itu akan terserlah keberkatannya tanpa perlu sengaja ditonjokan oleh seseorang tu.."

Saya memintas, "Tak faham.."

Mak menyambung, "Cinta di dalam jalan Allah.. Bertemu kerana sama-sama mencari redha Allah.."

Mak menyambung lagi, "Begini, setiap insan yang bergelar manusia telah Allah ciptakan berpasang-pasangan. Rasa ingin dikasihi antara seorang suami dan isteri suatu fitrah. Automatik boleh ada daya tarikan magnet tu.."

Wajah saya merah, sedikit cemas jika mak dapat mengesan gelora jiwa muda ini..

Mak menyambung, "Setiap manusia telah Allah tetapkan rezeki, jodoh dan maut sejak azali lagi. Persoalannya ialah.. siapakah jodohnya itu?" mak berhenti seketika.

Saya tunduk malu, cuba menyorokkan rasa panas di pipi. Emak buat-buat tidak nampak.

"Mak dulu masa muda adasecret admire. Rajin betul dia hantar surat. Masa tu mak dah tahu yang bercinta sebelum kahwin ni tak halal. Mak nak belajar sungguh-sungguh. Lama budak tu tunggu mak. Akhirnya mak bagi kata putus, mak hanya akan membalas cinta dia jika dia sah suami mak. Dan dia memang bukan jodoh mak, maka tak pernah dia menerima balasan cinta tu," Mak merenung jauh. Saya merapatkan badan kepada emak, semakin berminat dengan kisah lama mak..

"Mak memang tak ada perasaan lansung pada dia ke?" saya menyoal sambil memandang tajam wajah mak.

Emak ketawa kecil.

"Walaupun mungkin ada, mak tak pernah bagi peluang pada diri mak untuk mengisytiharkan perasaan tu.
Mak takut pada Allah.
Mak bukan seperti rakan sebaya mak yang lain. Mak, seperti kakak.." Mak memandang saya sambil memegang pipi dan dagu saya. Kemudian tangannya mengusap rambut di kepala saya.

"Dulu bila di sekolah, mak pelajar pertama yang bertudung. Mak membawa imej agama. Kawan-kawan dan cikgu-cikgu panggil mak dengan gelaran mak Aji. Sebab zaman tu hujung 70-an dan awal 80-an tak ramai lagi yang bertudung betul menutup auratnya. Zaman tudung nipis dan nampak jambul. Kemudian kawan-kawan mak sikit-sikit ikut bertudung. Akhirnya kami semua dipanggil di perhimpunan. Kami dimarah guru besar kerana bertudung sedangkan ustazah kami bertudung tapi nampak jambulnya.." emak melemparkan pandangan ke lantai.

"Selepas itu ustazah jumpa kami secara persendirian. Ustazah kata dia tak mampu nak pakai seperti kami. Dia suruh kami teruskan.." sambung emak.

Adagetar di hujung suara emak. Kisah silam perjuangan emak di sekolah dahulu sikit-sikit emak ceritakan pada saya. Itulah juga salah satu inspirasi kepada saya untuk bangkit semula setiap kali terjatuh ketika berjuang di sekolah dulu.

"Mungkin kerana personaliti mak, mak menjadi tempat rujukan kawan-kawan mak. Jadi, bila mak nak ambil sesuatu tindakan, mak kena fikir betul-betul sama ada tindakan mak tu akan menyebabkan Allah marah atau tidak. Mak ayah berdosa tak? Dan maruah pembawa agama terjejas tak? Kalau mak membalas cinta si lelaki tadi, bermakna mak sedang menconteng arang di muka-muka pembawa-pembawa agama. Orang akan pandang serong terhadap orang yang bertudung sedangkan kesilapan tu hanya seorang dua yang buat. Besar fitnah akan timbul apabila orang-orang agama mengambil ringan batas syariat duhai anak.." mak menelan air liurnya.

Saya diam. Fikiran saya sedang cuba memahami maksud mak saya.

"Jatuh cinta perkara biasa. Apabila kita jatuh cinta pada seseorang, itu tandanya ada sesuatu keistimewaan pada seseorang tu. Apatah lagi orang yang kita jatuh cinta tu di atas jalan dakwah ni. Tetapi kita kena ingat.
Kita tak akan dikahwinkan dengan seseorang atas sebab jatuh cinta atau saling cinta mencintai.
Bercouple mungkin. Tetapi bukan berkahwin. Kerana kita berkahwin dengan jodoh kita, jodoh yang Allah dah tetapkan sejak azali. Dan tak mustahil orang yang kita paling benci itulah jodoh kita yang kita akan dikahwinkan dengannya.."

Tiba-tiba air mata saya mengalir. Argh! Ego saya kalah bila mendengar hujah emak.

Emak meneruskan, "Allah itu Maha Adil. Dia tak pernah menzalimi hamba-Nya. Sesungguhnya, yang selalu menzalimi hamba-Nya ialah diri hamba tu sendiri. Sebabnya hamba itu degil. Dia mahukan yang bukan haknya dan yang bukan milik dia. Mencintai seseorang tidak semestinya memilikinya.

Dalam Islam, kita dah diajar untuk saling mencintai antara satu sama lain seperti diri sendiri. Jadi apabila kita mencintai saudara perempuan, kita bebas peluk dia. Tetapi bila dengan lelaki, kita ada batas-batasnya.
Orang kafir kata batas-batas ini suatu diskriminasi, tetapi sebenarnya batas-batas syariat itulah yang memelihara kehormatan seorang lelaki dan seorang perempuan.
pula dengan yang lain. Tetapi itu tidak bermakna ukhwah antara kita dan dia terputus. Kita dan dia sama-sama mencari redha Allah. Kita dan dia masih boleh sama-sama bekerjasama untuk mencari redha Allah. Perbezaannya, dia halal untuk isterinya sedangkan untuk kita, dia tetap lelaki ajnabi seperti yang awalnya," emak berhenti seketika.
Cuba renungkan, kita mengenali seorang insan yang amat baik, sempurna agamanya dan rajin. Lalu kita jatuh hati padanya. Ditakdirkan jodohnya dengan insan lain, kita
Tentu kering tekak emak menerangkan kepada saya persoalan hati ini.

"Jadi di sini mak nak kamu faham, jatuh cinta bukan perkara luar biasa. Dan berkahwin pun bukan suatu jaminan untuk tak jatuh cinta pada lelaki lain. Kerana itulah ramai isteri yang curang, suami yang curang. Ada orang tukar pasangan macam tukar baju. Apa yang penting ialah kita kena perjelaskan pada diri kita supaya setiap kali kita jatuh cinta,
jatuh cinta itu kerana kita jatuh cinta kepada Pencipta dia. Kita beritahu pada diri kita berulang kali yang kita mencintai Allah, kerana itu kita mencintai si dia.Letakkan Allah sebagai sempadan hati kita,
segala perkara yang kita cintai dan sayangi termasuk mak ayah adalah kerana mencintai Allah. Dan apabila kita membenci seseorang atau sesuatu, beritahu pada diri sendiri berulangkali yang kita benci sekian-sekian hal kerana Allah semata-mata."
"Hati kita ni walaupun dalam dada kita sendiri, ia tetap bukan milik kita. Kita tak mampu untuk mengawalnya. Hanya Allah yang boleh memegangnya.Sebab tu kita kena dekatkan diri dengan Allah. Sebab kita nak dia pegang kukuh-kukuh hati kita.
Bila dia pelihara dan masuk dalam hati kita, itulah nikmat lazatnnya bercinta. Masa tu biarpun satu dunia menyakiti kita, kita tak rasa sakit sebab kita asyik dengan nikmat bercinta dengan Allah. Bercinta dengan Allah sangat berbeza dari bercinta dengan manusia. Kerana tentulah pegalaman bercinta dengan lelaki kaya, rupawan, sempurna dan bijaksana tak sama rasanya bercinta dengan lelaki miskin, hodoh,cacat dan dungu. Betapa nikmatnya cinta Allah, hanya mereka yang pernah merasai sahaja yang mampu mengerti."

"Walau siapapun jodoh yang Allah hantarkan untuk kamu, terimalah dengan hati yang redha. Tak mustahil dia adalah orang yang kita benci. Kalau yang kamu sayang, tak jadi hal lah. Tapi kalau dapat yang kamu tak nak, lantaran kelemahan yang ada pada dia
,ingatlah bahawa dalam diri setiap insan telah Allah ciptakan dengan kelebihan masing-masing.
Dan mungkin kamu ada kekuatan yang dapat mengubah si lelaki tadi supaya hidup dia bermakna dan mungkin kamu sahaja yang mampu mencungkil kelebihan yang ada pada dia. Mungkin juga si lelaki ini ada sesuatu kelebihan yang kamu sangat-sangat perlukan yang satu dunia tak mampu bagi pada kamu.. Alangkah bertuahnya kamu kalau kamu mengerti setiap pemberian Allah dan belajar untuk bersyukur," sekali lagi berjuraian air mata saya turun. Terasa lemah lutut hendak berdiri.
Emak menarik tubuh saya dan memeluk erat. Pelukan emak sangat-sangat kuat. "Emak dah didik anak emak dari belum lahir untuk mencintai Allah. Sekarang emak serahkan anak emak yang mak sayang sangat ni pada Allah untuk Dia pelihara," emak mengakhiri kata-katanya dengan suara sebak dan air mata yang mengalir ke bahu saya

SUBHANALLAH.......

Indah dan cantiknya ciptaan Allah, tiada yang lebih cantik kejadian hanyalah Allah sahaja yang mampu menciptanya.kawan2 jom tengok bunga2 nie...cantik sgt2 kan....inilah bukti kekuasaan Allah SWT..
 










Seorang pemanjat pokok kelapa berada dalam keadaan sangat bahaya. Ketika dia berada di puncak pokok kelapa, ribut kencang melanda beserta angin kencang sehingga kakinya tergelincir,tetapi dia sempat berpaut pada pelepah kelapa yang terjuntai.

Keadaannya seperti telur di hujung tanduk. Dalam keadaan yang genting itu di berseru, " Ya Allah, selamatkanlah aku daripada jatuh. Jika selamat, aku akan sedekahkan seeekor lembu untuk orang miskin."

Sejurus kemudian, tangannya dapat berpaut kembali pada batang pokok. Namun ribut masih bertiup kencang. Keadaannya walaupun agak lebih baik daripada sebelumnya, tetapi dia masih lagi belum selamat. Berpaut sekuat-kuatnya pada batang pokok, die berseru lagi, "Ya Allah, sekiranya Engkau selamatkan aku daripada jatuh, aku akan sedekahkan seekor kambing untuk orang miskin."

Setelah bersusah payah, dia berjaya turun hingga ke bahagian tengah pokok kelapa. Harapanya untuk selamat kian cerah, walaupuun angin ribut masih bertiup kencang. Kali ini dia berseru, "Ya Allah, kalau Kau selamatkan aku, aku akan sedekahkan tiga ekor ayam."

Akhirnya dia sampai di kedudukan yang lebih rendah, dan doanya berubah lagi,"Ya Allah, sekiranya aku selamat aku akan sedekahkan seekor ayam."
Ribut telah berhenti dan dia telah berada di kedudukan yang selamat. Dia pun melepaskan tangannya daripada batang pokok lalu berpura-pura jatuh. "Ya Allah, rupa-rupanya aku jatuh juga. Maka tidak jadilah aku sedekahkan apa-apapun!"

 PENGAJARAN
Dalam keadaan susah manusia sering ingatkan Allah tetapi apabila senang manusia mudah ,melupankan-Nya. Ironi nya, apakah kita tidak malu mengharap bantuan Allah ketika susah sedangkan sewaktu kita senang kita melupakan-Nya.





Kepadamu yang akan menjadi pendampingku kelak..Terima kasih kerana telah memilihku di antara ribuan bidadari di luar sana yang siap untuk kamu pilih.. Padahal kamu begitu tahu, aku hanya wanita biasa, yang sangat jauh dari sempurna.Kerananya ku ingin kamu tahu, aku bukan wanita yang sempurna, aku begitu banyak kekurangan. Maka ketahuilah..

Kepadamu yang akan memilihku kelak.. 

Aku tak sebijak Siti khadijah, kerananya ku ingin kamu tahu, aku akan saja  berbuat salah dan begitu menyedihkan. Maka ku mohon padamu, bijaklah dalam menghadapiku, jangan marah padaku, nasihati aku dengan hikmah, kerana bagiku kamulah pemimpinku, tak akan berani ku membangkang padamu.. 

Duhai kau yang telah memilihku kelak.. Ingatlah, tak selamanya aku akn cantik di matamu, ada kalanya aku akan begitu kusam dan hodoh. Mungkin kerana aku begitu sibuk di dapur, menyiapkan makan untuk kamu dan anak-anak kita nanti –Insya’Allah-. Maka aku akan tampak kotor dan berbau asap. Atau kerana seharian ku harus meguruskan istana kecil kita, agar kamu dan anak kita dapat tinggal dengan nyaman dan damai. Maka mungkin aku tak sempat berdandan untuk menyambutmu sepulang bekerja.. Ataukah kamu akan menemukanku tersengguk-sengguk saat mendengar keluhan dan ceritamu, bukan kerana aku tak suka menjadi tempatmu menumpahkan segala rasamu, tapi karena semalam saat kau tertidur dengan nyenyak, aku tak sedetikpun tertidur karena harus menjaga anak  kecil kita yang sedangsakit, dan ku tau kamu letih mencari rezeki untuk kami maka tak ingin ku mengusik sedikit pun lelapmu.. Jadi jika esok pagi kau mendapatiku begitu letih dan ada lingkaran hitam di mataku, maka tetaplah tersenyum padaku, kerana kau adalah kekuatanku.. 

Padamu yang menjadi nahkoda dalam hidupku kelak.. 

Ketahuilah, aku tak sesabar  Fatimah, ada kalanya kau akan menemukanku begitu marah, menangis , bukan kerana ku membangkang padamu, tapi aku hanya wanita biasa, aku juga perlu tempat untuk menumpahkan beban di hatiku, tempat untuk melepaskan penatku, dan mungkin saat itu aku tak menemukanmu, atau kau begitu sibuk dengan pekerjaanmu, maka bersabarlah, yang ku perlukan hanya pelukan dan belaianmu.. Kerana bagiku kau adalah titisan embun yang mampu memadamkan segala resahku.. 

Ataukah ada kalanya tanganku akan mencubit dan memukul penuh kasih sayang si kecil kerana lelah dan penatku di tambh rengekannya yang tak habis-habisnya. Sungguh bukan kerana ku ingin menyakitinya, tapi kadang aku kehabisan cara untuk menenangkan hatinya. Maka jangan memarahiku kerana telah menyakiti buah hati kita, tapi cukup kau usap kepalaku, dan bisikkan kata sayang di telingaku, kerana dengan itu ku tau kamu selalu menghargai semua yang ku lakukan untuk kalian, dan kamu akan menemukanku menangis menyesali perlakuanku pada anak kita, dan aku akan merasakan ribuan kali rasa sakit dari cubitan yang ku berikan padanya, dan aku akan berjanji tak akan mengulanginya lagi.. 

Padamu yang menjadi imam dalam hidupku kelak.. 

Ketahuilah, aku tak secerdas Aisyah.. Maka jangan pernah bosan mengajariku, membimbingku ke arah-Nya, walau kadang aku begitu bebal dan bodoh, tapi jangan pernah letih mengajariku.. Jangan segan membangunkanku di sepertiga malam untuk bersamamu bermunajat pada Kekasih yang Maha Kasih.. Jangan letih mengingatkanku untuk terus bersamamu mendulang pahala dalam amalan-amalan sunnah.. Bimbing tanganku ke JannahNya, agar kamu dan aku tetap bersatu di dalamnya. 

Padamu yang menjadi kekasih hati dan teman dalam hidupku.. 

Seiring berjalannya waktu, kamu akan menemukan rambutku yang dulu hitam legam dan indah, akan menipis dan memutih. Kulitku yang bersih akan mulai kereput. Tanganku yang halus akan menjadi kasar.. Dan kau tak akan menemukanku sebagai wanita cantik, yang kau khitbah puluhan tahun yang lalu.. Bukan wanita muda yang selalu menyenangkan matamu.. Maka jangan pernah berpaling dariku.. Karena satu yang tak pernah berubah, bahkan sejak dulu akan terus bertambah dan kian bertambah, iaitu rasa cintaku padamu.. 

Ketahuilah.. Tiap harinya, tiap jam, minit dan detiknya, telah aku lewati dengan selalu jatuh cinta padamu..Maka, cintailah aku, dengan apa adanya aku.. Jangan berharap aku menjadi wanita sempurna.. Maafkan aku kerana aku bukan puteri.. Aku hanya wanita biasa.. 




Semalam mase otw blk rmh dr tempat keje terdengar la lg nie kat radio sinar fm.....lirik lg nie pun blh thn la nak2 bila menghayati lirik nye tue......penuh shahdu oooo......mcm biase la bile da dgr lagu2 yg blh mengusik jiwa nie mula la teringat kenang dulu......same la mcm lirik lg nie....."setahun telah berlalu..sewaktu kau meninggalkan ku"....oh tidak....xmo ingat lg huaaaa......ape2 pun jom layannnnn........





Gelombang Cinta

Setahun telah berlalu
Sewaktu kau meninggalkanku
Hatiku pedih tersusuk sembilu

Pemergianmu tanpa relaku
Setiap saat ku mengenangkanmu
Dimanakah janji-janjimu dulu

Apakan daya sudah suratan
Nasibku ini menghadapi
Gelombang cinta yang hampakan
Tiada lagi cahaya yang menyinari hidupku
Mungkinkah aku yang bersalah
Ataupun kau yang berpura

Cinta apakah ertinya cinta
Jika hanya kau berdusta
Tipu dayamu yang mengoda
Cinta apakah ertinya cinta
Hidup merana hati terluka derita


Rahsia Mata LelakiMalam pasangannya siang,
Jaga pasangannya tidur,
Rajin pasangannya malas,
Dan lelaki pasangannya perempuan.

Kerana perempuan adalah pasangan kepada lelaki, maka Allah telah menciptakan bentuk badan wanita itu dapat memikat hati lelaki.
Bila berkata tentang terpikat,maka ia ada hubung kait dengan nafsu.
Jika ia ada hubungkait dengan nafsu,ianya ada hubungan pula dengan bisikan syaitan
Jadi untuk mengawal nafsu, mestilah dikawal dengan iman.
Untuk mendapatkan iman mesti menurut perintah Allah dan RasulNya dan menjauhi laranganNya.
Pada mata lelaki, perempuan ini adalah simbol.Simbol apa, semua orang tahu. Orang lelaki mempunyai imaginasi yang nakal jika tidak dikawal dengan iman. Maka mata lelaki ini selalu menjalar apabila terlihat seorang perempuan.
Setiap bentuk badan seorang perempuan boleh dihayati oleh seorang lelaki dengan berbagai-bagai tafsiran nakal nafsu. Apabila seorang lelaki terlihat seorang perempuan, maka perkara pertama yang akan dilihatnya ialah rambut wanita berkenaan.
Maka akan ditafsirlah berbagai2 cara oleh seorang lelaki akan rambut wanita berkenaan. Oleh kerana itulah wanita WAJIB menutup rambutnya.
Apabilarambutwanita itu telah ditutup, maka mata lelaki itu akan turun ke bawah melihatbentuk lehernya, maka wajiblah wanita itu menutup lehernya.
Maka mata lelaki itu akan turun lagi melihatbentuk payu daranya, maka wanita itu berkewajipanlah menutup bentuk payu daranya dengan melabuhkan tudungnya.
Setelah itu mata lelaki akan turun lagi melihatbentuk ramping pinggangnya,maka labuhkanlah pakaian supaya tidak ternampak bentuk pinggangnya, maka mata lelaki itu akan melihat pula akanbentuk punggungnya, maka wajiblah wanita itu membesarkan pakaiannya agar bentuk punggung tidak kelihatan, dan lelaki itu akan pula melihatbentuk pehanya, maka janganlah sesekali wanita itu memakai kain yang agak ketat sehingga terlihatbentuk pehanyawalau sedikit, maka akan dilihat lagi oleh lelaki itu akanbentuk kakinyapula, maka janganlah wanita itu berseluar, kerana terus-terang pihak lelaki bercakap, walau muslimah itu bertudung labuh, berbaju labuh, jika beliau memakai seluar,walau nampak besar sedikit, nafsu kami lelaki akan terusik secara sepontan, entah tak tahu Kenapa?
Mata lelaki ini nakal, setelah tidak ternampak akan bentuk kakinya, maka akan dilihatlah pula akan mata lelaki itu kepada kakinya, maka wajiblah wanita itu untuk menolong lelaki itu tidak berdosa, menutup kakinya dengan melabuhkan kain, atau memakai stokinyg warnanya jangan sesekali berwarna kulit perempuan, maka mata lelaki ini akan kembali ke atas, akan melihat pula bentuk tangan wanita itu, maka tolonglah wahai muslimah, agar melabuhkan tudung menutupi bentuk tangannya yang indah pada pandangan lelaki...
Maka wahai lelaki,janganlah pula kamu melihat mukanya,
kerana ia akan menimbulkan fitnah, kecuali jika
kamu wahai lelaki, ingin meminangnya.
Jika wanita itu cukup soleh, takut mukanya yang
cantik akan menimbulkan fitnah,
maka berpurdahlah kamu,
jika itu lebih baik untuk kamu.

Tetapi mata lelaki ini ada satu lagi jenis penyakit,iaitu mata lelaki itu akan tertangkap dengan sepontan jika ia terlihat warna yang menyerlah atau terang jika ianya berada pada perempuan. Maka oleh itu wahai perempuan, tolonglah jangan memakai pakaian yang warnanya terang-terangan sangat. Jika hendak pakai pun, pakailah untuk suami.
Itulah wahai muslimah, jika anda semua ingin tahu apakah dia mata lelaki itu, dan perlu diingatkan, jika semua aurat telah ditutup,jangan anggap tugas kita telah selesai, perlulah pula kita menjaga kehormatan diri masing-masing, jangan keluar seorang2,keluarlah dengan mahram, atau keluarlah sekurang2nya 3 wanita agar tidak diganggu gangguan luar, mata lelaki pula janganlah menjalar langsung kepada muslimah, walau muslimah itu telah menutup aurat, insyaAllah selamat dunia akhirat.
Seperti firman Allah,”Dan tundukkanlah pandanganmu dan jagalah kemaluanmu”.
Dunia sekarang telah banyak yang cacat celanya, sehingga ketaraf seseorang yang memakai tudung masih beliau tidak menutup aurat, dan pada kaum lelaki, mata kamu itu wajib untuk tidak mencuri2 melihat wanita muslimah, kerana ia dilarangi oleh Allah SWT.
Ingat-ingatkanlah wahai muslimin muslimat.

Sekilau-kilau berlian paling menarik untuk dicuri..
Seindah-indah ciptaan adalah yang paling sukar untuk dijaga…
Seindah Hiasan adalah Wanita Solehah ^_^



Semalam mase tgk citer putera katak terkeluar la plk soalan cepumas dari nenek :-



nenek : bile la kau org nie nak kawen?...(sambil melihat katalog cadar)
cucu2 : diam.....
nenek : intan,meh la tgk cadar pengantin nie!!!...cantik nie haa.....
intan: xnak la nek...lg pun blm nak kawen lg.......
nenek : bile la kau nak kawen?.....nak jg aku tgk cucu pompuan kawen......
intan : kan hari tue nenek da tgk shiera kawen....ok la tue......
nenek : tue shiera.....
intan : ala nek blm samapi jodoh lg nak kawen......esok klu da sampai kawen jg...cume cpt ngan lmbt je......
nenek : nak aku cr kan ke jodoh?....
intan : xpe nek blh cr sendiri.......lg pun jodoh kt masih ade kat mesir lg dlm sampai melaysia....die lmbt sikit sampai sbb die naik tongkang.......
nenek : amboi jauh nye...(sambil ketawa)...
intan : th xpe.....(ketawa jg)....
nenek : klu mcm tue xpe le lg aku suke......

perbualan pun terhenti coz da mls nak jwb......hehehe...

Pada lain tue,tlg la jgan tanye soalan nie lg ye coz ande sendiri da th jawapan nye.....jodoh pertemua,ajal maut bkn kt yg tentukan....semua dtg nye dari Allah....bile allah sampai jodoh pd kt,maka bernikah la kt.....Bile Allah nak ambil nyawa kt, maka mati la kt....hehehe.......





Bak kate adik aq pun org yg xcantik je perjalanan hidup die mudah.....bercinta sekali terus je kawen.....org yg cantik je hidup die penuh dgn liku2 kehidupan coz Allah nak uji org tue......hahaha.....(ayat nak sedapkan ht sendiri..)..













Semalaman aq tak boleh tido akibat menahan kesakitan....da 3 hr perut aq nie dok sakit je,xth la knape...bile sakit tue xblh nak bergerak langsung mungkin sbb gestrik kot....ape2 pun aq bersyukur kepada Allah kerana allah menyanyangi aq....Sakit boleh menghapuskan sebahagian dosa2 kecil walaupun kesakitan akibat tercucuk duri...so xblh la kt mengeruh ye klu dpt sesuatu penyakit......

macam biase aku tdo sorg2 lg mlm td....akk aq yg sorg tue xnak tdo dlm blk lg agak nye kot sbb takot kn kacau ngan jerry...hahaha...jerry xkacau pun aq...pelik la itu org.....hahaha....akk yg lg sorg plk tue dok merajuk ngan aq..... sejak berpindah ke tempat baru nie die xnak ckp ngan aq lg.....xth la knape..mungkin masih merajuk lg ngan aq kot.....biar la aq xkisah pun ape org nak bt ngan aq.....susah2 aq pun bkn ade yg nak tolong pun.....aq je dok tlg org...xpe la biar la aq bekorban utk die org......xsalah pun....

tp kan best jg tdo sorg2 luas tempat tdo aq tp yg xbest nye kn tdo kat bawah....lame da aq xtdo kat atas katil coz bt mase skrg nie xblh nak pasang katil kat blk...tempat terhad....nie pun aq dok tompang kat blk akk aq yg sorg tue.....blk aq plk da penuh ngan barang2...nie la akibat nye klu dok merempat...hahahaha.....ok la tue kan janji ade tempat nak tdo....ape2 pun aq hapi sbb nye sejak berpindah ketempat baru nie mimpi aq yg best2 je.....da xde lg dok mimpi ular je.....aq paling xsuke klu mimpi ular,mesti xblh tdo lps terjaga sbb nye takot ade ular kat sebelah.....hahaha.....Layannn je la......







Tidak, Jodoh tiada kaitan dengan keturunan. Hanya belum sampai masanya. Ia bagai menanti jambatan untuk ke seberang. Kalau panjang jambatannya jauhlah perjalanan kita. Ada org jodohnya cepat sebab jambatannya singkat. Usia 25 tahun rasanya belumlah terlalu lewat. Dan usia 35 tahun belum apa2 kalau sepanjang usia itu telah digunakan untuk membina kecemerlangan.

Nyatakanlah perasaan dan keinginan anda itu dalam doa2 lewat sembahyang. Allah mendengar. Wanita baik untuk lelaki yang baik, sebaliknya wanita jahat untuk lelaki yang jahat. Biar lambat jodoh asalkan mendapat Mr Right dan biar seorang diri
drpd menjadi mangsa lelaki yang tidak beriman kemudian nanti.


Memang kita mudah ter silap mentafsir kehidupan ini. Kita selalu sangka, aku pasti bahagia kalau mendapat ini. Hakikatnya, apabila kita benar2 mendapat apa yang kita inginkan itu, ia juga dtg bersama masalah.

Kita selalu melihat org memandu kereta mewah dan terdetiklah di hati kita, bahagianya org itu. Hakikatnya apabila kita sendiri telah memiliki kereta mewah kita ditimpa pelbagai kerenah. Tidak mustahil pula org yang memandu kereta mewah (walaupun sebenarnya tak mewah) terpaksa membayar lebih tatkala berhenti untuk membeli durian di tepi jalan. Orang lain membeli dengan harga biasa, dia terpaksa membayar berlipat ganda.


Ketika anda terperangkap dalam kesesakan jalan raya, motosikal mencelah-celah hingga mampu berada jauh di hadapan. Anda pun mengeluh, alangkah baiknya kalau aku hanya menunggang sebuah motosikal seperti itu dan cepat sampai ke tempat yang dituju. Padahal si penunggang motosikal mungkin sedang memikirkan bilakah dia akan memandu kereta di tgh2 bandar raya.

Bukan semua yang anda sangka membahagiakan itu benar2 membahagiakan. Bahagianya mungkin ada tapi deritanya juga datang sama. Semua benda, pasti ada baik buruknya. Demikian juga perkahwinan. Ia baik sebab ia dibenarkan oleh agama, sunnah Nabi, sebagai saluran yang betul untuk melepaskan shahwat di samping membina sahsiah dan sebagainya, tapi ia juga buruk sebab ramai org yang berkahwin hidupnya semakin tidak terurus.


Ramai orang menempah neraka sebaik sahaja melangkahkan kaki ke alam berumahtangga. Bukankah dengan ijab dan Kabul selain menghalalkan hubungan kelamin, tanggungjawab yang terpaksa dipikul juga turut banyak? Bukankah apabila anda gagal melaksanakannya, anda membina dosa seterusnya jambatan ke neraka?


Berapa ramaikah yang menyesali perkahwinan masing2 padahal dahulunya mereka bermati-matian membina janji, memupuk cinta kasih malah ada yang sanggup berkorban apa sahaja asalkan segala impian menjadi nyata?


Jika tidak sanggup untuk bergelar isteri tidak usah berkahwin dulu. Jika merasakan diri belum cukup ilmu untuk bergelar ibu ataupun ayah, belajarlah dulu. Jika rasa2 belum bersedia untuk bersabar dgn kerenah anak2, carilah dulu kesabaran itu. Jangan berkahwin dahulu sebab kenyataannya ramai yang tidak bersedia untuk melangkah tetapi telah melompat, jatuh terjerumus, tidak jumpa akar berpaut tatkala cuba mendaki naik.

Berkahwin itu indah dan nikmat bagi yang benar2 mengerti tuntutan2nya. Berkahwin itu menjanjikan pahala tidak putus2 bagi yang menjadikannya gelanggang untuk mengukuhkan iman, mencintai Tuhan dan menjadikan syurga sebagai matlamat.

Berkahwin itu sempadan dari ketidaksempurnaan insan kepada kesempurnaan insan - bagi yang mengetahui rahsia2nya. Berkahwinlah anda demi Tuhan dan Nabi-Nya, bukan berkahwin kerana perasaan dan mengikut kebiasaan. Jodoh usah terlalu dirisaukan, tiba masanya ia akan datang menjemput, namun perlu juga anda membuka lorong2nya agar jemputan itu mudah sampai dan tidak terhalang.
Seorang teman pernah berpesan..
"Kadang2 Allah sembunyikan matahari…dia datangkan petir dan kilat..kita menangis dan tertanya-tanya, kemana hilangnya sinar..Rupa2nya.. Allah nak hadiahkan kita pelangi.."
Adakalanya seseorang akan hadir dalam hidup kita dan kita pun sebenarnya tahu yang  dia juga telah dimaksudkan begitu. Hadirnya dia dengan beberapa  tujuan, menunjuk ajar kita satu pengajaran tentang hidup ini atau pun menolong kita untuk lebih mengenali diri sendiri, siapa kita dan apa yang sebenarnya kita mahukan dalam hidup ini. Kita mungkin juga tidak mengenali siapa sebenar mereka yang hadir dalam hidup kita, tetapi kita telah meletak harapan pada kali pertama lagi, mungkin kerana  kita tahu bahawa setiap saat mereka akan mengubah hidup kita, dalam pelbagai cara..

Dan kadangkala sesuatu yang terjadi kepada kita pada masa itu mungkin kelihatan dahsyat, menyakitkan dan tidak adil, tetapi dalam diri kita menyedari  bahawa tanpa mengatasi halangan-halangan tersebut kita tidak akan menyedari potensi diri, kekuatan, kuasa, kemahuan atau hati kita sendiri.

Semua yang berlaku ada sebabnya. Sedarilah bahawa tiada apa pun akan berlaku secara kebetulan atau kerana  nasib. Kesakitan, suka-duka, detik-detik kehilangan yang sebenar dan kebodohan, semuanya berlaku untuk menguji batas jiwa kita.

Tanpa ujian-ujian kecil sebegini, hidup ini mungkin akan menjadi seperti suatu perjalanan yang tiada rintangan, jalan yang lurus, leper yang tidak ke mana-mana, selamat dan selesa, tetapi membosankan dan benar-benar tidak berguna serta tidak memberi sebarang makna..

Seseorang yang kita jumpa akan memberi kesan kepada hidup kita. Kejayaan dan kegagalan yang kita alami akan menjadikan siapa diri kita yang sebenarnya, dan pengalaman-pengalaman buruk boleh kita pelajari daripadanya. Dan yang sebenarnya mereka mungkin adalah seseorang yang penting kepada kita. Jika seseorang menyakiti, mengkhianati  atau melukakan hati kita, maafkanlah  mereka kerana mereka telah membantu mengajar kita mengenai  amanah dan yang paling penting menjadikan kita lebih berwaspada kepada siapa yang akan kita bukakan pintu hati kita nanti.

Jika seseorang menyayangi dan mencintai kita, cintailah mereka kembali tanpa syarat, bukan  kerana rasa simpati di atas kecintaan mereka kepada kita, tetapi juga kerana mereka  mengajar kita untuk menyayangi dan membuka pintu hati serta persepsi kita terhadap sesuatu perkara yang remeh-temeh. Membuat perhitungan setiap hari dan menghargai semua yang mungkin boleh  kita hargai, kerana kita mungkin tidak akan mendapatnya sekali lagi.

Berbicaralah dengan orang yang kita tidak pernah berbicara sebelum ini, dan belajarlah untuk menjadi pendengar yang setia.Biarkan diri kita sentiasa penuh dengan perasaan kasih dan sayang, kebebasan dan berpandangan jauh. Teruskan fokus kita kerana semuanya itu berada diatas landasan yang sebenarnya

Yakinkan diri sendiri bahawa kita adalah seorang individu yang hebat dan penuh dengan keyakinan dan kemampuan, kerana jika kita tidak mempercayai  diri kita sendiri, tiada siapa lagi yang akan mempercayainya.. Ciptakan kehidupan kita sendiri dan kemudian keluar dan tunjukkan kepada dunia dan hiduplah dengan bangganya dengan apa yang telah kita lakukan.

“jika kita mengalihkan pandangan serta menutupi matlamat-matlamat kita, semua yang akan dilihat nanti sebenarnya hanyalah halangan-halangan belaka”

...Berkongsilah bersama-sama, bahawa sesuatu yang hadir dalam hidup ini ada sebabnya.




 
Bulan terang menjulang tinggi
Indah cahayanya menyimbah malam
Terasa dingin dihembus bayu
Bintang berkedip riang berteman
Menawan kasih purnama rindu

Pungguk bertenggek di pohon kayu
Teguh duduk menjenguk langit,
mengintai mana datang cahaya
Mata lekap memandang bulan
Terpesona melihat, memukau pandangan
Membuai hati tercuit cemburu..

Pungguk bersahut di dalam diam
Indahnya dikau wahai Sang Bulan,
mencuri hati, terlukis kasih
Ingin ku gapai dalam genggaman
Tanganku hulur tapi tak sampai

Bulan melirik memandang pungguk
Sekadar tersenyum menghulur salam
Maafkan daku wahai Si Pungguk
Apakan daya harus perbuat
Antara kau dan aku terlalu berbeza..

 


pungguk renung sinar rang bulan .. tunduk sayu mendakap rindu..